Title : Loving You
Author : Yeonhee (me)
Genre : Romantic
Cast : - Hwang Gyu Ri
Author : Yeonhee (me)
Genre : Romantic
Cast : - Hwang Gyu Ri
- Lee Sung Min
- Hwang Gyu Mi (Gyu Ri's sister)
- Lee Sungjin (Sungmin's brother) --cameo--
- Sungmin's mother --cameo--
- dan akan menemukan tokoh2 lainnya di dalam ff ini
"Chagi-a, cincin ini untuk sementara saja, kita akan atur jadwal
pertunangan kita," ucapnya sambil mengusap air mataku. "Gomawoyo.." dia
memelukku erat. Dia melepas pelukannya, mengecup keningku dan kemudian
tanpa disangka, dia mengecup bibirku lembut. Setelah cukup lama, dia
melepas kecupannya, tangisanku mulai reda, aku bisa bernafas sekarang.
Dan ternyata ada Sungmin oppa ommonim dan Sungjin di samping kami. Aku
jadi malu!
"Saranghae," ucap Sungmin oppa, sambil tersenyum.
"Nado saranghae," aku menjawabnya.
"Chukkahae noona," aku melihat Sungjin, sepertinya dia tersenyum gembira.
"Uri Gyu Ri, saranghae, gomawo.." wah bahkan Sungmin oppa ommonim mengucapkan itu padaku. Aku gembira mendengarnya. Aku tersenyum lebar, entah apa yang akan ku lakukan, senyum atau tertawa atau menangis? Entah, yang jelas aku bahagia malam ini. "Gomawo Sungmin oppa," ucapku dalam hati.
"Saranghae," ucap Sungmin oppa, sambil tersenyum.
"Nado saranghae," aku menjawabnya.
"Chukkahae noona," aku melihat Sungjin, sepertinya dia tersenyum gembira.
"Uri Gyu Ri, saranghae, gomawo.." wah bahkan Sungmin oppa ommonim mengucapkan itu padaku. Aku gembira mendengarnya. Aku tersenyum lebar, entah apa yang akan ku lakukan, senyum atau tertawa atau menangis? Entah, yang jelas aku bahagia malam ini. "Gomawo Sungmin oppa," ucapku dalam hati.
Hwang Gyu Ri POV
Setelah
kejadian itu kami masuk ke dalam rumah, menonton tv sambil ngobrol dengan
bahagia, tapi aku ingin ke kamar lebih dulu dan meninggalkan mereka.
Sungmin oppa memegang tanganku, “Tidur nyenyak chagi-ya,
mimpikan aku..” ucap Sungmin oppa diikuti tawa kecilnya yang sangat manis
“Ne oppa, gomawo..” balasku. Sungmin oppa mengecup punggung
tanganku. “Oppa aku duluan ya, mianhae ngga bisa menemani kalian,” kemudian aku
melangkah menuju kamarku.
Di kamar...
Wanita mana yang tidak senang jika kekasihnya melamarnya,
hatiku benar-benar berbunga-bunga saat ini. Aku merebahkan badanku di ranjang,
ingin tidur, ah tapi kenapa ini? Bahkan aku tidak bisa tidur! Aku terus
teringat saat-saat Sungmin oppa melakukan semua itu. Bagaimana ini.. Ah aku ke
luar saja.
Sungmin POV
“Ne oppa, gomawo..” balasnya. Ku kecup punggung tangannya.
“Oppa aku duluan ya, mianhae ngga bisa menemani kalian,” lalu dia melangkah
menuju kamarnya. Aku menunggu dia sampai masuk kamarnya. Walau dilihat dari
belakang dia tetap menawan. Aku beruntung memilikinya. Terimakasih Tuhan...
Aku pun menyusul adik dan ibuku yang sedang menonton TV.
Acara apa itu? Sepertinya asik sekali mereka menontonnya, aku jadi tertarik.
“Acara apa itu?” tanyaku pada mereka sembari duduk di
sebelah ibuku.
“Lihat itu, bukankah itu Yuri noona? Lagi-lagi dia dibilang
dinosaurus oleh Hyukjae xxx, haha..” jawab Sungjin, adikku.
“Hyukjae, apakah dia tidak bisa mengatakan Yuri dengan
kata-kata lain selain dinosaurus? Dia selalu teringat masa-masa trainee dulu,
haha..” aku tertawa kecil.
*CKLEK* Terdengar suara pintu dibuka
Eh? Gyuri? Dia bilang mau tidur, kenapa dia ke luar lagi?
“Gyuri-ya, kenapa kau ke luar lagi?” tanyaku?
“A...” belum selesai Gyuri mengeluarkan 1 kata pun Sungjin menjawab
pertanyaanku duluan. “Mungkin noona tidak bisa tidur hyung, itu semua karena
kau! Haha..” Gyuri hanya tersenyum malu sambil menundukkan kepalanya.
“Aish kau ini! Lihat dia mau bicara,” kataku.
“Ne oppa apa yang dikatakan Sungjin-ssi benar,” jawabnya,
dia masih teta berdiri di depan pintu kamar.
“Gyuri-ya, kalau kau tidak bisa tidur, bergabunglah bersama
kami, lihat acara itu sangat menarik,” kata ibuku. “Ne,” jawabnya. Kemudian
duduk di sebelahku. Aku merangkul pundaknya.
Beberapa menit kemudian, acara selesai, berganti dengan
drama.
“Ah apa ini, drama, kalau begitu aku tidur dulu ya,” kata
Sungjin. Dia kurang suka drama itu.
“Tidurlah kalau kau ingin tidur, jalja.” Jawabku singkat.
“Omma, tetap disini ya, temani aku dan Gyuri,” kataku sambil menggandeng tangan
ibuku juga.
“Omma sudah mengantuk, setiap hari Omma harus bangun pagi,
aku tidak akan mengganggu kalian,” balasnya. Kemudian berjalan ke kamarnya. Yah
kini tinggal aku dan Gyuri.
“Gyuri-ya, apa kau belum mengantuk juga? Bahkan ini sudah
jam 10 malam,” kataku.
“Baru jam 10 Oppa,” jawabnya dengan ringan.
“Eh? Baru, baru kau bilang? Ah aku ada wine, apa kau mau
minum wine?”
“Boleh, sudah berapa lama aku tidak minum wine, hihi..”
balasnya dengan tawa khasnya.
“Oke, aku ambilkan, tetap disini..” kataku. Aku mengambil
wine di ruang ayahku, di lemari wine. Ayahku sedang tidak di rumah kali ini.
Kenapa saat aku pulang dia tidak di rumah.
Aku segera keluar dari ruangan itu, Gyuri pasti menunggu.
“Tada! Ini wine-nya, dan ini gelasnya,” aku duduk dan
menuangkan wine itu. Kita bersulang dan minum sambil menonton drama.
Lama-lama seiring dengan semakin banyak adegan drama itu, semakin banyak pula
yang kami minum. Kami pun mabuk wine.
“Gyuri-ya,” kataku sambil merangkulnya.
“Oppa,” jawabnya sambil menoleh padaku.
“Saranghae,” kataku, kurasa saat itu aku mabuk, tapi aku mengatakan
yang akan selalu ku katakan saat aku sadar sekalipun.
“Nado saranghae,” balasnya.
“Jeongmal jeongmal saranghae, jangan pernah kau tinggalkan
aku, arratji?” kataku lagi, aku memeluknya.
“Arraseo, aku akan tetap di sampingmu, jadi kau jangan
jangan pernah mencintai gadis lain lagi selain aku, yaksok?” balasnya.
“Ehm..” kataku, mengantuk sekali rasanya. Aku melepas
pelukanku. “Gyuri-ya,” Aku memegang tengkuknya,dan... Chu~ aku menciumnya
dengan segenap jiwa dan ragaku (?) Dia meresponnya. Karena aku mengantuk,
akhirnya aku tak kuat menahannya, aku tertidur menindihnya, kami pun tertidur,
di sofa!
.
.
.
.
.
.
.
.
PART 3 END~
Huft..karena kesibukanku jadi lama bikin ffnya -_-"
Huft..karena kesibukanku jadi lama bikin ffnya -_-"
Tapi terimakasih atas perhatiannya :)
Sampai jumpa di part selanjutnya :D
Annyeonghaseyo ^^
Sampai jumpa di part selanjutnya :D
Annyeonghaseyo ^^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar