Jumat, 29 Juli 2011

Renungan 2

Mungkin kebanyakan orang jika ditanya "Kenapa kamu mencintainya ?" lalu menjawab "Karena dia tampan/cantik, bodynya sixpack, romantis, ..." dan lain sebagainya. Tapi bagaimana kalau "dia" sudah berubah ?



1. Ketampanan / Kecantikan.
    Anda mencintai seseorang karena terlihat tampan / cantik menawan. Tapi bagaimana jika sudah tua, "dia"   berubah ? Mungkin jadi ada kerutan, muka tuanya terlihat jelas, dll. Apakah anda masih mencintainya ?

2. Romantis.
    Anda mencintai seseorang karena "dia" seorang yang romantis. Tapi bagaimana jika dia berubah sikap kepada Anda ? Dia mengurangi keromantisannya, atau karena kehabisan ide, jadi "dia" jarang memberikan hal-hal yang romantis pada Anda. Apakah Anda masih mencintainya ?

3. Pewaris perusahaan besar orang tuanya.
    Haduh... Kalau Anda mencintai seseorang karena "dia" adalah pewaris perusahaan besar orang tua. Bagus kalau akhirnya "dia" menjadi pemegang perusahaan besar tersebut dan menjalankannya dengan baik, dan tidak bangkrut. Tapi, kalau bangkrut, apakah Anda masih setia dan menerimanya ?

4. Terlihat selalu sehat atau tidak punya riwayat penyakit yang berbahaya.
    Waktu muda, "dia" sehat kok, tak pernah ada riwayat penyakit ini, itu, dll. Tapi, bisa saja penyakit yang berbahaya atau mengerikan itu datang secara tiba-tiba dan memang baru dialami oleh si "dia". Dan kalau akhirnya "dia" harus berbaring terus, menjalani perawatan secara rutin, atau tidak bisa terlalu banyak aktivitas melelahkan. Atau saat kalian sudah "menikah", tiba-tiba "dia" harus dirawat terus menerus di rumah sakit. Apakah Anda akan meninggalkannya untuk memilih pasangan lain, atau tetap berada di sampingnya ?

Jadi, janganlah melihat, menyukai atau mencintai seseorang dari fisik atau hartanya atau apanya lah. Cintailah dengan "apa adanya", bukan "ada apanya" ... Jadi, kalau "dia" berubah, Anda siap menerimanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar