Jumat, 03 Desember 2021

Eksplor Wisata Bangkok, Thailand!

Sudah pergi jauh, tentu harus kita manfaatkan dengan maksimal untuk bisa mengunjungi berbagai tempat wisata. Di sela-sela jadwal exchange, kami sempatkan diskusikan tempat yang seru untuk kami kunjungi. Teman-teman buddy dari kampus pun memberikan rekomendasi tempat-tempat yang bagus untuk kami kunjungi sebagai turis. Selama dua minggu beberapa tempat di bawah ini yang sempat aku kunjungi ketika di Bangkok. Barangkali beberapa tempat ini bisa menjadi rekomendasi destinasi wisata teman-teman jika berkunjung ke Bangkok^^

1. Chatuchak Weekend Market

Ini merupakan pasar malam yang buka saat akhir pekan, buka mulai hari Jumat sore hingga Minggu. Chatuchak berisi banyak sekali pedagang, mulai dari yang menjual jajanan, pakaian, aksesoris, oleh-oleh khas Thailand, dan lainnya. Yang aku ingat ketika masuk Chatuchak, pedagang pertama yang aku temui adalah penjual pouch-pouch kecil dengan corak khas Thailand, yang jualan beberapa slot penuh banget sama pouch-pouch, kurasa akan ada ratusan stok disitu. Menurutku barang-barang disana manis-manis bangettt, khususnya barang-barang untuk perempuan sampai rasanya ingin belanja terus hahaha.. 

Harga barang disini terbilang murah, dengan desain yang bagus-bagus kurasa. Namun memang beberapa barang masih bisa kita tawar, disini kita harus berani tawar menawar harga atau memang harus ditemani dengan native yang bisa kita percaya, supaya percakapan lancar juga, tidak ada kendala bahasa. Sebaiknya banyak membawa pecahan kecil jika ingin jajan kesini ya guys. Contoh harganya untuk pakaian range 100-200 Baht, jajanan grosir gitu sekitar 80-100 Baht, untuk totebag kisaran 50an Baht (dengan konversi jika 1 Baht = 500 Rupiah). Ngomong-ngomong cobain deh jajanan serangga yang dijual disana, gurih guys lol tapi pastika tidak ada riwayat alergi makanan ya, atau bisa siap-siap obat kalau tetap ingin coba.

Dokumentasi pribadi (09/08/2019)

Kami pergi kesini ditemani teman-teman buddy, sekitar 17 orang, beramai-ramai lah kita masuk ke pasar. Ditambah di pasar sudah ramai oleh pengunjung lokal maupun wisatawan mancanegara. Di satu toko yang menjual tas, padahal toko tersebut sudah termasuk yang sangat dalam, sampai jalannya pun lengang, disitu aku mendengar percakapan berbahasa Indonesia, terdengar native, dan rupanya sama-sama wisatawan dari Indonesia hahaha aku dan temanku kaget begitu melihat rombongan mereka, begitupun mereka, kami hanya bisa tertawa kebetulan bertemu sesama WNI di toko yang sudah terpelosok ini.

Sedikit saran, kalau teman-teman ingin membeli souvenir pajangan2 gitu lebih baik disini karena harganya akan lebih murah jika dibandingkan di titik wisata seperti Wat Arun..

Dan tetap perhatikan barang bawaan kalian ya ketika berada di tempat umum^^ 

 

2. Rachada Night Market

Kalau di Chatuchak kita fokus ke barang-barang lucu, Rachada Night Market kita fokus ke makanan. Sudah tergambar dari namanya bahwa Rachada ini buka di malam hari atau yang kita sebut pasar malam. Perjalanan kami dari hotel di daerah Victory Monument menuju pasar malam ini adalah sekitar 40 menit menggunakan mobil. Kami berangkat sekitar pukul 7 malam. 

Sampai disana kami keliling mengitari pasar terlebih dahulu, sambil memilih mana yang mau dicoba.Kami melewati berbagai kedai makanan, minuman, hingga di ujung pasar juga ada live music.


Dokumentasi pribadi (04/08/2019)

Mulai dari makanan yang standar sampai makanan yang menurutku itu luar biasa ya, atau mungkin bagi beberapa orang itu masih standar? Gimana tidak, disini kita bisa menemukan bergam seafood, unggas, serangga, mamalia, hingga kepala buaya pun ada. Tentu saja, tom yum goong  dan berbagai makanan khas thailand juga tersedia. Disini kami mencoba tom yum goong dan ikan goreng. Ikan gorengnya pun ternyata berbeda dengan ikan yang biasa aku temui di Jawa. Pertama ini adalah ikan yang besar dan gemuk, hal yang membuat berbeda adalah mereka melumuri ikan tersebut dengan garam, garam kristal? Butirannya besar-besar dan kasar gitu guys, apa ya itu, hehe. Harganya sekitar 80 Baht untuk ikan dan itu aku makan berdua dengan kawanku. Untuk tom yum goong sekitar 90 Baht per porsi besar bisa untuk 4 orang. Rasanya otentik guys, asem, pedes, lebih ke asem sih, asem banget di lidahku huhu, tapi mungkin bagi yang sudah terbiasa dan memang suka, itu akan enak, soalnya terasa seger gitu..

Udah selesai makan dan minum, kami pun pulang. Mendekati pintu keluar pun kami masih jajan guys haha.. Gara-gara salah fokus sama kedai penjual suatu benda yang bentuknya macam-macam, ada bunga, buah, dan baunya wangi. Ya, itu kedai sabun haha.. jelas tertulis disitu bahwa mereka jual "soap" atau sabun. Sabun lucu itu dibanderol harga 200 Baht per 6 buah. Kakak penjualnya ramah, mengajak kita beli karena kita melihat barang dagangannya dengan tatapan "ih lucu pengen punya", ya udah deh kita gaskeun haha.. Selesai jajan sabun kami pun pulang


3. Wat Arun

Wat Arun ini bener-bener indah! Warnanya putih, dan dia tinggi! Untuk menuju kesini kita menggunakan transportasi skytrain dari Victory Monument, dilanjutkan menaiki kapal melintasi sungai Chao Phraya. Salah satu destinasi tersohor di Thailand, sudah bisa dipastikan kalau tempat ini ramaiii. Warnanya lebih banyak putih dengan sentuhan hijau dan merah bata. 



 

Dokumentasi pribadi (12/08/2019)

Kita bisa naik ke atas kuil dan berfoto disana. Gambarannya seperti Candi Prambanan guys, jadi kita menaiki tangga tapi bisa juga mengitari tiap lantai gitu. Ornamen-ornamen disini cantik-cantik banget untuk foto-foto! Bahkan hanya foto di tangga saja sudah indah, tidak lain karena latar belakang kuil yang elegan.

Di luar area kuil pun ada tempat khusus untuk para pengunjung istirahat sejenak di bawah pohon berlindung dari teriknya sengatan matahari. Panas banget guys, waktu itu kalau tidak salah ingat suhunya 32 derajat Celcius aku cek di smartphone.


4. Wat Pho

Wat Pho ini bertetangga dengan Wat Arun. Cukup jalan sedikit lagi dan melewati berbagai pedagang merchandise kita sudah sampai di kuil ini. Kalau Wat Arun itu indah dan elegan, kalau Wat Pho lebih ke mewah guys dengan didominasi warna merah dan emas. Di dalamnya ada patung Buddha yang sangattt besar dengan tiang-tiang bangunan kuil yang juga besar-besar!

Ketika kami datang ada turis-turis yang berdoa namun banyak juga yang hanya melihat. Definisi megah dan mewah guys.

Dokumentasi pribadi (12/08/2019)


Oh iya, sekedar informasi kalau penjual di area ini bisa berbahasa Indonesia guys. Untuk hitung-hitungan, tawar-menawar, mereka bisa. Katanya banyak turis dari Indonesia dan Malaysia berkunjung, jadi mereka bisa sambil belajar deh.. Respect.

Dokumentasi pribadi (12/08/2019)
not penjual related tapi tiba-tiba aku menemukan foto view ini, bagus banget, ini waktu keluar Wat Pho


5. The Grand Palace (Perayaan Mother's Day)

Selesai mengeksplor dua kuil cantik, kami melanjutkan perjalanan ke istana! The Grand Palace adalah wilayah kerajaan Thailand. Di area ini juga ada kuil paling besar dan paling penting di Thailand yaitu Wat Phra Kaew, dengan tiket masuk 550 Baht per turis mancanegara. Sebenarnya ingin hati ini mampir ke Wat Phra Kaew, namun agaknya kami memilih untuk lain waktu saja dan memandangnya dari luar pagar. Pagarnya pun tinggi guys...


Dokumentasi pribadi (12/08/2019)
ini dia Wat Phra Kaew

Nah! Beruntungnya kami ketika mendapat kabar bahwa saat itu bertepatan dengan Mother's Day. Mother's Day diperingati setiap tanggal 12 Agustus untuk memperingati hari lahir Her Majesty Queen Sirikit. Dirayakan secara meriah dengan mengadakan festival pawai marching band dari kerajaan.



Dokumentasi pribadi (12/08/2019)

Kami mengikuti sepanjang jalannya arak-arakan pawai tersebut sambil menikmati indahnya jalanan area istana yang sangat rapi dan indah. Kemudian kami belok ke minimarket, membeli minum, lalu berjalan menuju halte untuk kembali ke Victory Monument karena hari sudah sore.


6. Khlong Lat Mayom Floating Market

Lokasi ini masih berada di Bangkok. Perjalanan kami dari Victory Monument menuju Khlong Lat Mayom Floating Market berkisar selama satu jam menggunakan mobil. Ini merupakan pasar di pinggiran sungai yang menjual berbagai macam makanan dan merchandise. Harganya terjangkau, rasa makanannya otentik dibuat oleh ibu-ibu Thailand. Temanku beli Pad Thai, gelang-gelang dll, aku sendiri beli ayam bumbu buat makan malam di hotel haha.. Oh iya semua papan tulisan disini menggunakan aksara Thailand ya


Dokumentasi pribadi (10/08/2019)

Disini juga menyediakan boat tour seharga 100 Baht per orang loh! Boat tour ini bisa menampung hingga 12 orang (karena rombongan kami kesini 11 orang hihi termasuk 1 bapak pembawa kapal). Kapal ini tipe perahu mesin gitu, lalu ketika sudah berjalan kita akan melewati rumah-rumah penduduk dan beberapa kuil kecil yang ada di pinggiran sungai. Kecepatan lajunya mungkin sekitar 30 km/jam ya, kita bisa merasakan deburan air dan hempasan angin segar, syuuuu~ 


7. Wat Saphan Floating Market

Boat tour dari Khlong Lat Mayom Floating Market mengantarkan kami ke Wat Saphan Floating Market. Jadi ini memang banyak penjual gitu  harusnya, tapi waktu kami kesana cuma terlihat beberapa penjual makanan. Kami diarahkan oleh teman-teman buddy untuk masuk lebih dalam untuk melihat temple/Wat nya. 



Dokumentasi pribadi (10/08/2019)

Tempat itu memang digunakan untuk ibadah. Kami melihat sebuah bangunan dengan beberapa patung budha di dalamnya, berjalan beberapa meter kami melihat bangunan dengan lonceng besar tergantung di atas, lalu berjalan ke dalam lagi rupanya ada satu temple besar dan megah. Warna-warna disini didominasi oleh merah dan emas. Kami pun berfoto-foto di beberapa titik disini.


8. Orchid Farm

Setelah dari Wat Saphan, kami melanjutkan perjalanan menggunakan perahu. Kali ini menuju Orchid Farm atau Kebun Anggrek. Tempat ini dipenuhi banyak sekali jenis bunga anggrek. Perlu teman-teman ketahui bahwa bunga anggrek memiliki banyak sekali ragam. Pengelola disini memang membuka kebun ini untuk umum.




Dokumentasi pribadi (10/08/2019)


Vibesnya benar-benar kebun pada umumnya yang posisi satu baris tanaman berjarak dekat dengan baris tanaman lainnnya. Bunganya cantik-cantik. Untuk aku yang lihat satu jenis bunga anggrek di rumah merasa excited melihat bunga anggrek yang sangat beraneka macam.


9. Idul Adha di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)

Saat kami exchange, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Kami mendapat rekomendasi dari dosen untuk bisa ikut Hari Raya di Kedutaan Besar RI. Kami pergi ke kantor kedutaan menggunakan BTS Sky-Train. Perjalanan dari stasiun Victory Monument adalah sekitar 15 menit. Perjalanan kali ini kami berangkat sendiri tanpa buddy, untungnya begitu keluar dari stasiun kami bertemu orang Indonesia yang juga sedang berjalan menuju KBRI. Jadi kami ini bingung harus ke kanan atau ke kiri lalu tiba-tiba beliau muncul "orang Indonesia? mau sholat id? yuk kesana" kurang lebih begitu guys, haha alhamdulillah

Untuk masuk ke KBRI kita butuh KTP dan Paspor yang ditunjukkan kepada petugas keamanan. Seketika aku masuk ke wilayah kantor kedutaan, rasanya seperti pulang, warga negara Indonesia beragama muslim berkumpul untuk sholat Idul Adha, alunan takbir menggema rasanya seperti di alun-alun biasanya. Tempat sholatnya memang tidak besar namun disitulah WNI muslim sholat berjamaah. 

Dokumentasi pribadi (11/08/2019)

Selepas sholat, sudah dihidangkan stand-stand makanan dan minuman untuk para tamu, mulai dari kue-kue, teh, kopi, sirup, buah-buahan, nasi kebuli, rendang, bakso, dan lain-lain. Kita bebas untuk memilih makanan apapun dengan tetap patuh mengantri dan menjaga kebersihan lingkungan.

Ini bisa jadi salah satu pilihan lokasi untuk teman-teman jika pergi ke Bangkok bertepatan dengan perayaan hari besar.


10. Siam Center (Ketemu LINE Store!)

Ide kami belum habis sampai di Idul Adha. Waktu siang hari kami gunakan untuk mengunjungi Siam Center. Pusat perbelajaan yang terletak dekat dekat Siam BTS Station, ada penghubung gitu untuk ke stasiunnya. Rupa-rupa benda tersedia di Siam Center ini karena tempatnya yang sangatttt luas yang kami pun terkejut ketika sampai disana. Menurut teman-teman buddy, kalau mau mengitari ini semua butuh waktu dua hari. 




Dokumentasi pribadi (11/08/2019)

Yup kami berputar-putar ke toko baju, sepatu, skincare, by the way kemasan skincare lokal Thailand lucu-lucu guys desainnya.. Kami tidak bisa sedikit saja tidak bilang "iiih lucu bangettt" biasa, wanita. Disini kita juga bisa menemukan LINE Store, yay, bisa foto dengan Brownie! Kita bahkan mampir ke Daiso lalu jajan crepes, enak guys apalagi siang-siang laper gitu, haha.. Setelah lelah berkeliling kami pun kembali ke hotel~


11. Bangkok Art and Culture Centre (BACC)

Hari terakhir kami gunakan untuk mengunjungi BACC. Ini lokasinya di dekat MBK Center guys, dihubungkan oleh jempatan yang bentuknya udah kayak taman gitu.. Keren deh! 


Dokumentasi pribadi (16/08/2019)

Nah, BACC sendiri adalah pusat seni di Bangkok yang terdiri dari 9 lantai. Sebagian lantai bawah adalah toko-toko dan exhibition ada di lantai-lantai atas.





Dokumentasi pribadi (16/08/2019)


Galeri ini menyajikan lukisan, fotografi, rekayasa teknologi, seni rupa tiga dimensi, musik, film. Ada juga toko yang menjual macam-macam tas, alat tulis, aksesori dan lain-lain. Uniknya disini ada satu lapak yang menjual hasil karya anak disabilitas. 

Bener-bener tempat yang menyuguhkan karya dari seniman hebat.


12. Rattanakosin Exhibition Hall

Tambahan satu lagi rekomendasi destinasi. Lokasi satu ini kami kunjungi dalam satu rangkaian jadwal students exchange. Masih termasuk destinasi wisata edukatif dengan harga tiket masuk yang sesuai dengan isi yang ditampilkan di dalamnya. 

Rattanakosin Exhibition Hall menyuguhkan sejarah negara Thailand secara lengkap. Raja pertama hingga Raja yang saat ini menjabat, semua diceritakan dalam bentuk visual yang disertai audio. Iya audio, karena pengunjung difasilitasi headphone yang akan secara otomatis akan menarasikan kisah tersebut dalam bahasa inggris. Disediakan pemandu yang komunikatif dan menjelaskan dengan baik. 



Dokumentasi pribadi (14/08/2019)
Ini adalah view dari lantai 4

Diorama sejarah negara Thailand dikemas dalam berbagai bentuk. Tidak membosankan sama sekali. Terdapat sesi menonton film, sesi menaiki kapal untuk mendengarkan kisah, dan hiburan semacam photobox menjadi cover majalah tempo dulu. Total waktu untuk mengitari Hall ini kurang lebih dua jam. Sangat cocok bagi penyuka sejarah.


Masih ada beberapa tempat yang belum sempat kukunjungi, salah satunya yaitu Shrewsbury International School tidak lain adalah sekolah Ten Chittapon haha.. Tidak masalah, lain waktu kesini lagi yuk!

Terima kasih teman-teman tim dari indonesia atas kebersamaannya. Terima kasih teman-teman buddy dari Mahidol University telah merelakan waktunya untuk menemani kami ke berbagai macam tempat. Sampai bertemu lagi^^

Nah, kalau teman-teman ada wishlist apa aja nih kalau ke negara ini? Atau kalian ada pengalaman seru di tempat-tempat yang aku share di atas? Boleh banget berbagi di kolom komentar!^^

Bonus foto yang aku temukan di dekat halte area Victory Monument. Larangan merokok dengan denda 5000 Baht.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar